Dalam hidup ini, ada sedih ada senang, ada suka ada duka, ada damai ada seteru, ada hal2 yang kita idam-idamkan namun tak terwujud, ada pula kejadian yg mengejutkan, yang sama sekali tak kita harapkan tiba2 saja menimpa, baik itu kejadian baik maupun buruk. Sampai ada yang mengatakan bahwa satu-satunya yang dapat kau harapkan untuk datang adalah yang tak diharapkan. Menurutku itu ungkapan yang berlebihan. Tidak semua hal yang ada tak bisa diramalkan, masih banyak kejadian2 yang bisa kita prakirakan sebelumnya.
Tapi memang, dapat disadari atau tidak, jalan mana kita akan melangkah kelak, apa yang kita dapatkan atau kemampuan kita selama hidup di dunia, semua sdh ada yang mengatur. Tidak semua orang mendapat hal yang sama. Semua diberikan sesuai dengan kebutuhan kita.
Berikut adalah sebuah kisah yang cukup menarik karya Anthony de Mello:
PERUMPAMAAN HIDUP
Sepulang dari perjalanan, Sang Guru menceritakan salah satu pengalamannya yang menurutnya merupakan perumpamaan mengenai hidup.
Pada waktu istirahat pendek, ia berjalan ke warung makan yang kelihatan apik. Ada sup lezat, gulai panas, dan semua jenis hidangan yang serba menggoda selera.
Ia memesan sup.
"Anda penumpang bus?" tanya sang pelayan dengan nada keibuan. Sang Guru mengangguk.
"Tidak ada sup."
"Kalau gulai nasi panas?" tanya Sang Guru dengan rasa heran.
"Juga tidak, karena Anda penumpang bus! Anda sebaiknya membeli roti saja. Seluruh pagi saya habiskan guna mempersiapkannya, dan Anda bisa menyantapnya dalam waktu tidak lebih dari 10 menit. Saya tidak akan mempersiapkan makanan yang tidak dapat Anda nikmati dengan waktu yang Anda miliki."
(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello)
0 Responses to “Tentang Hidup”
Leave a Reply