Goyang adalah tindakan yang umum dilakukan oleh setiap manusia. Setiap hari
manusia bergoyang2. Orang SMS mengoyang2kan jempolnya. Mengetik spt ini pun, tangan
bergoyang2. Benda2 mati lain juga bergoyang2 ketika diterpa angin. Pada zaman sekarang
ini rupanya tak hanya rumput saja yang bisa bergoyang, goyang sering
diidentikkan dengan dangdut. Dangdut pun serasa tak enak tanpa goyangan.
Akhir2 ini aku melihat goyang dangdut di Indonesia
tercinta ini banyak yg diberi nama aneh2. Dulu ada yang namanya goyang jaipongan. Ada
goyang Karawang yg dulu dilantunkan
oleh Lilis Karlina. Ada goyang triping pada waktu ekstasi masih
terkenal. Ada lagu goyang dombret yang dinyanyikan oleh Ika Bella.
Kemudian Inul Daratista memperkenalkan nama goyang yang lain, yg kalau dilihat sekilas
seperti tak ada hubungannya dengan bergoyang, yaitu goyang ngebor. Selanjutnya makin banyak saja seperti goyang ngecornya Uut
Permatasari, goyang gergaji dari Dewi
Persik. Entah mengapa bisa ada istilah2 tukang bangunan dipakai menjadi nama
goyangan.
Ada pula nama2 lain seperti Goyang Patah-Patah dari Anisa Bahar , Goyang Kungfu dari Dian Santana, Goyang Kayang dari Putri Vinata, Goyang Buldozer dari Leila Azis. Goyang Ngocok dari Wulan Alsela. Goyang Dada Getar dari Tita Ridzky, Trio Macan
yang melejit dgn penghargaan dr MTV Indonesia 2006 untuk kategori best dangdut
mempopulerkan goyang dada
patah-patah dan goyang macan. Saya
dengar juga ada yg namanya goyang kena
setrum dari Yuma Sukaesih. Ada
pula Yessy Vibrator dengan goyang
getarannya.
Ada pula penyanyi dangdut baru yang goyangannya dinamai nama makanan,
yaitu goyang donat! Entah mengapa
pula bisa dinamai donat. Mungkin goyangnya mbulet seperti donat. Goyang ini dipopulerkan
oleh Irma Dharmawangsa.
Sungguh orang Indonesia benar2 kreatif memakai nama dan gerakan yang aneh2 untuk
menarik perhatian. Mulai pake istilah tukang bangunan, nama bela diri, nama
alat berat, sampai istilah bikin kue seperti ngocok, nama hewan (macan). Entah
nama apa lagi yang akan muncul berikutnya. Bisa2 kelak muncul nama seperti
goyang macul, goyang ngelas, pake nama makanan ato hewan yg lain spt lumba2,
monyet dsb.
Tak heran dgn banyaknya goyangan yang ada di Indonesia ini, bbrp pihak menjadi khawatir dan menganggap hal tsb sebagai
pornoaksi dan harus dilarang. Memang perhatian pemirsa menjadi lebih ke gerakan
penyanyinya daripada ke suaranya. Padahal banyak pula penyanyi dangdut yang tak
bergoyang ttp terkenal seperti Ike Nurjanah dan Megi Z. Entah mau dibawa ke
mana dunia musik Indonesia kelak bila isinya hanya mementingkan gerakan daripada suara
penyanyi.