Archive for September 30th, 2006

30
Sep

Hanyalah Penundaan

Pertanyaanku terjawablah sudah
Ternyata hanyalah penundaan singkat semata

Tak sesuai dengan anjuran sekitar

Berbuat sesuai dengan kata hati

Harapan dan sangkaan yang menjadi kenyataan

Sesuatu yang sukar dipercaya

Datang dengan tiba-tiba

Tanpa peringatan

Seperti kilat yang menyambar
Menghunjam ke bumi

Dan terjadi lagi seperti dulu

Kejadian yang berulang

Meski sedikit berbeda

Kini ku punya waktu untuk mempersiapkannya

Bukanlah hal yang sungguh mengejutkan

Senyum takkan bisa terkembang

Bagaimana mentari bisa bersinar di hari yang mendung?

Lidah yang kelu dan bisu

Rupanya awan dan bulan tetap bercanda tawa

Tetap memandang satu sama lain

Dan akan tetap bercengkerama

Suatu hal yang tak terlihat dari bawah

Tak terlihat dari tempat kumeringkuk

Di balik bayang-bayang kelam

Sinar rembulan telah meredup

Dan kini ku tak ingin melihat ke atas lagi

Kue pertama telah lenyap

Yang selama ini rupanya hanyalah hadiah untuk tahun yang baru

Dan tiraipun menutup sudah

Dan aku ditinggal

Disalip dan ditinggalkan dalam sekejap mata

Ku tak bisa menolak kenyataan

Satu persatu berguguran

Dan akan lebih banyak lagi yang berjatuhan

Seiring dengan bergulirnya waktu

Tertinggal tanpa kemampuan yang pasti

Benarkah langkah yang telah kuambil?

Benarkah prinsip yang telah kupegang?

Telah benarkah aku dalam mempertahankannya?

Kuharap benar

Bila dugaan kembali menjadi kenyataan

Ku harap ku bisa melaluinya

Dengan bimbingan Tuhan

Dan dengan lapang dada dan hati yang tegar

Di manakah kau waktu?

Naikkanlah aku ke dalam perahumu!

Sertai aku dalam mengarungi hidup

Dan aral serta onak yang merintangi!