Dulu aku sering bertanya pada Tuhan
dan terkadang mengeluh.
Sekarang aku telah mendapat
beberapa jawaban dari pertanyaanku
Beberapa keinginanku juga terkabulkan
Tapi, terkadang aku kecewa,
jawabannya tak sesuai dgn yg kuduga.
Terkadang ku merasa tak usah dijawab saja.
Karena terkadang setelah kutahu jawabnya,
ku jadi bingung,
kadang jadi sedih.
Aku juga menanyakan,
sebenarnya tepatkah tindakan yang telah kulakukan selama ini?
Karena setiap keputusan yang diambil mengandung konsekuensi sendiri2
Semuanya ada sisi baik dan sisi buruk
Tinggal kita memilih langkah yang tepat.
Tapi benarkah langkah yg kupilih benar2 tepat?
Karena ketika aku mencoba mempertahankan prinsip yang kupegang,
ternyata ada cobaan yang menghadang,
yang mencoba menggoyahkan keyakinanku.
Terkadang memang pahit
Tapi memang itulah harga yang harus dibayar untuk sebuah prinsip.
Aku tak bisa marah karenanya.
Karena memang seharusnya demikian.
Tapi sebenarnya aku patut bersyukur
Tak pernah terperosok lebih dalam.
Pintu kesempatan menutup begitu saja
Tanpa sempat kumasuki lebih lanjut.
Mungkin memang itu yang terbaik bagiku
Yang diberikan Tuhan padaku.
Semua pasti ada saatnya
Janganlah ku terburu-buru.
Adalah suatu rasa
Yang suatu ketika
Akan datang mengetuk pintu hati
Berdiri melambaikan tangan di ambang pintu
Dia datang menyapa
dan menggoda
Seakan berkata,
kemarilah, dan turutlah merasakannya!
Suatu rasa yang membuat senyum mengembang lebar
Wajah merona
Dan sulit untuk menghentikannya
Suatu hal yang membuat pikiran melayang
Melayang bagai layang-layang
Tak lagi mau mempedulikan hal yang lain
Seperti hantu,
Yang membayang ke manapun kau pergi
Selalu menaungi pikiran batin
Di kala sadar maupun tak sadar
Serta selalu menjadi yang nomor satu
Dalam segala tindakan
Selalu teringat
Sulit dilupakan
Membutakan mata hati
Dunia menjadi terasa lebih berwarna
Terasa ceria
Seperti melodi yang indah
Nada-nada yang bisa diendus harumnya,
dicecap kehadirannya,
dilihat kesegarannya,
Menambah vitalitas hidup
Menambah energi
Serta sanggup mempercepat kesembuhan luka dan sakit
Tapi sayangnya,
seringlah bagai candu
Yang membuat ketagihan
Jika telah pernah merasakannya
Karena ketika sudah terjebak,
sulit untuk keluar darinya,
dan merasa tak rela melepasnya pergi
Ingin mencari rasa itu kembali
ketika kehilangannya
Kehilangan yang terasa pahit,
dan terasa pilu,
di salah satu sudut hati
Membuat pandangan menjadi gelap
Seperti lampu jalan yang tiba2 padam
Membuat lorong2 terasa gelap dan berliku
Tak tahu akan melangkah ke mana
Akan lebih baik,
Untuk menjaga diri,
Agar jangan sampai ketagihan
Karena bisa membahayakan
Lebih baik berbijak hati
Menimang yang baik dan yang buruk
Minta hikmat dari Tuhan
Supaya tak terjebak di dalamnya
Memang ini adalah suatu hal
yang bisa membuat hati senang sekaligus sedih
secara bersamaan maupun bergantian
Suatu misteri besar hidup
Yang tak akan habis walau selalu dikupas
Dia ada bersama hidup itu sendiri
Dan hidup pun terasa sepi tanpanya
Hidup tak akan bisa lepas darinya